Mantan Manajer Hamilton Ambil Peran Utama di Tim Cadillac F1

by -47 Views

Marc Hynes adalah mantan pembalap yang berhasil mengungguli Luciano Burti dalam perebutan gelar British F3 1999, dengan Jenson Button finis di posisi ketiga. Kesuksesan ini diraih ketika bekerja bersama tim Manor, di mana ia kemudian berlanjut bekerja di F1 dan WEC bersama Graeme Lowdon, mantan prinsipal Manor yang sekarang menjadi prinsipal Cadillac. Bersama-sama, Hynes dan Lowdon memiliki perusahaan Equals Management.

Di peran barunya, Hynes akan bertanggung jawab atas menyelaraskan daftar pembalap dan tim teknik, menyederhanakan proses, dan memperkuat kolaborasi antara departemen teknis dan olahraga. Menjadi bagian dari tim Cadillac, tanggung jawabnya juga mencakup mengelola program pembalap Cadillac, termasuk pembalap cadangan Zhou Guanyu yang merupakan anggota Equals Management.

Lowdon menyatakan bahwa kemampuan Marc untuk menghubungkan pembalap, insinyur, dan kepemimpinan sangat penting dalam membangun posisi tim di grid. Sebagai sekutu lama Lewis Hamilton, Hynes juga telah terlibat dalam membangun perusahaan milik Hamilton sebelum kembali bersatu sebagai manajernya. Meskipun berpisah sebelum beralih ke Cadillac, kemitraan antara Hynes dan Hamilton menunjukkan kesuksesan besar di masa lalu.

Dengan pengalaman dan pemahaman strategis yang dimiliki oleh Marc Hynes, semakin jelas bahwa kepemimpinan tim Cadillac Formula 1 berada di tangan yang tepat. Diharapkan bahwa fokus Hynes pada kejelasan, keselarasan, dan disiplin akan memperkuat budaya dan kinerja tim dalam kompetisi Formula 1 yang bergengsi.

Source link