Mantan Manajer Hamilton Ambil Peran Utama di Tim Cadillac F1

by -245 Views

Cadillac Formula 1 terus menyusun fondasi serius jelang debutnya, dan salah satu langkah paling menarik datang dari sosok lama di paddock: Marc Hynes. Mantan pembalap yang pernah menundukkan Luciano Burti dalam perebutan gelar British F3 1999 itu kini dipercaya memegang peran penting di struktur tim Cadillac, lewat kedekatannya dengan Graeme Lowdon, prinsipal tim yang juga pernah bekerja bersama dirinya di Manor.

Nama Hynes mungkin tidak selalu jadi sorotan utama di lintasan, tetapi rekam jejaknya menunjukkan ia bukan orang baru dalam dunia balap tingkat atas. Setelah sukses di Manor, ia sempat melanjutkan kiprahnya di Formula 1 dan WEC bersama Lowdon. Keduanya juga diketahui menjalankan perusahaan manajemen, Equals Management, yang kini kembali menjadi bagian dari jaringan penting di sekitar proyek Cadillac.

Peran baru Hynes di struktur Cadillac

Dalam tugas barunya, Hynes akan fokus menyatukan kebutuhan pembalap dengan departemen teknik, menyederhanakan proses kerja, serta memperkuat hubungan antara sisi olahraga dan teknis. Di tim Cadillac, ia juga akan ikut mengelola program pembalap, termasuk pembalap cadangan Zhou Guanyu, yang merupakan salah satu klien Equals Management.

Lowdon menyoroti kemampuan Hynes

Graeme Lowdon menilai kemampuan Marc Hynes untuk menjembatani pembalap, insinyur, dan jajaran pimpinan tim menjadi elemen yang sangat penting. Menurut Lowdon, karakter seperti itu dibutuhkan agar Cadillac bisa membangun posisi yang kuat saat akhirnya turun ke grid Formula 1.

Koneksi lama dengan Hamilton kembali jadi nilai tambah

Hynes juga dikenal sebagai salah satu sekutu lama Lewis Hamilton. Ia sempat terlibat dalam pengembangan perusahaan milik Hamilton sebelum keduanya berpisah jalur, lalu kembali dipertemukan dalam hubungan profesional sebelumnya sebagai manajer. Meski kerja sama itu tidak berlanjut tanpa jeda, riwayat tersebut memberi gambaran bahwa Hynes sudah lama berada di lingkaran orang-orang yang paham betul cara membangun proyek besar di F1.

Dengan pengalaman lintas peran, jaringan yang kuat, dan pemahaman tentang bagaimana tim balap modern harus bekerja, kehadiran Hynes membuat proyek Cadillac terlihat makin serius dalam menata detail di luar sorotan kamera.