Aston Martin mengalami keterlambatan dalam pengembangan mobil balapnya untuk musim 2026, seperti yang diungkapkan oleh Adrian Newey. Program terowongan angin baru dimulai pada pertengahan April 2025, yang menyebabkan tim untuk tertinggal dari pesaingnya. Selama uji coba lima hari di Barcelona, Aston hanya dapat berpartisipasi satu hari penuh uji coba setelah mobil tersebut diterbangkan dari pabrik ke bandara terdekat. Keterlambatan ini mungkin berasal dari kebijakan tim yang menunggu hingga terowongan angin baru beroperasi sepenuhnya, daripada memulai uji coba lebih awal sesuai regulasi. Dalam menghadapi tantangan ini, Aston Martin mengalami siklus riset dan desain yang sangat ketat, membuat mereka berjuang untuk mengikuti uji coba di Barcelona. Meskipun demikian, Newey menegaskan bahwa mobil balap AMR26 akan mengalami evolusi yang signifikan sebelum balapan di Melbourne, menunjukkan pentingnya fleksibilitas dan kesiapan dalam menghadapi perubahan yang dinamis dalam dunia Formula 1. Selanjutnya, Aston Martin perlu mempercepat pengembangan mobil mereka untuk menyusul dari keterlambatan awal tersebut.
Aston Martin Mengakui Keterlambatan 4 Bulan Pengembangan AMR26





