Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah mengidentifikasi 67 jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, tim DVI telah menerima 92 kantong jenazah dari tim SAR gabungan di lokasi pencarian. Dari jumlah tersebut, 67 jenazah telah teridentifikasi, sementara 25 lainnya masih dalam proses identifikasi.
Proses identifikasi dilakukan melalui tahapan rekonsiliasi data untuk jenazah yang belum terkonfirmasi. Hendra berharap jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah seiring berjalannya proses pencocokan data oleh tim forensik. Pihak kepolisian juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk membantu dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.
Hendra menegaskan bahwa seluruh sumber daya akan dimaksimalkan untuk memastikan proses pencarian korban berjalan efektif dan akurat. Kehadiran Den K9 SAR diharapkan dapat mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun material longsor, terutama di area yang sulit dijangkau alat berat. Meskipun cuaca masih menjadi kendala, tim SAR gabungan terus berupaya untuk menyelesaikan proses pencarian dengan cepat dan tepat. Saat ini, proses identifikasi korban masih berlangsung untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.





