Jakarta Barat — Penemuan jasad pria tanpa identitas di Kali Mookervart, tepatnya di area Jembatan Pesakih, Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu pagi, memunculkan pertanyaan baru soal apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban tersangkut di sekatan sampah. Mayat itu pertama kali terlihat saat petugas kebersihan badan air sedang bekerja, lalu situasi berubah cepat setelah benda yang semula diduga sampah ternyata tubuh manusia.
Awalnya Dikira Sampah Biasa
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.30 WIB ketika Supri, petugas Unit Pengelola Sampah Badan Air Kalideres, tengah melakukan pengangkutan sampah di lokasi. Dari kejauhan, ia melihat sesuatu yang mengapung dan tersangkut di sekatan. Namun setelah diamati lebih dekat, temuan itu bukan limbah atau barang hanyut, melainkan sesosok mayat pria tanpa identitas.
Diduga Sudah Beberapa Hari di Air
Berdasarkan keterangan polisi, jasad pria itu diduga telah meninggal sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Dugaan tersebut muncul karena bau tidak sedap sudah tercium dari lokasi. Saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam berlengan dengan motif garis-garis belang. Hingga kini, belum ada informasi mengenai identitas maupun penyebab kematian pria tersebut.
Dievakuasi untuk Pemeriksaan Lanjutan
Petugas kepolisian segera mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses ini diharapkan bisa membantu mengungkap identitas korban sekaligus menjawab apakah ada unsur lain di balik kematiannya. Sampai saat ini, pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi terkait penemuan mayat tersebut, sementara penyelidikan masih terus berjalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan dan aparat kepolisian, kasus ini kini menjadi perhatian warga sekitar yang melintasi kawasan Kali Mookervart.





