Warga Tolak ‘Party Station’: Polisi Ajak Mediasi

by -55 Views

Kepolisian Jakarta Selatan menyarankan manajemen dan warga untuk mengadakan mediasi terkait dengan pengelolaan tempat hiburan malam “Party Station” di Hotel Kartika One, Kampung Sawah, Jagakarsa. Menurut Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma, mediasi antara pihak manajemen dan warga sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan terkait penolakan terhadap Party Station. Nurma juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah siap mengamankan demonstrasi yang mungkin terjadi pada malam hari saat Party Station beroperasi.

Di sisi lain, warga Kampung Sawah telah mengancam akan menggelar protes yang lebih besar jika Party Station tidak segera ditutup. Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, menyatakan bahwa warga merasa tidak nyaman dengan adanya tempat maksiat di lingkungan mereka. Fauzi menegaskan bahwa keberadaan Party Station yang diduga sebagai tempat maksiat sangat bertentangan dengan nilai agama dan budaya masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah warga yang turun ke lokasi mencapai sekitar 300 orang dari 13 RT. Meskipun demikian, pada pukul 10.20 WIB, warga mulai membubarkan diri dan lalu lintas di sekitar Jalan Lenteng Agung kembali normal. Dengan situasi ini, kini pihak berwenang diharapkan dapat meredakan ketegangan antara manajemen Party Station, warga, dan kepolisian untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Source link