Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan platform video global, YouTube, untuk memperkuat sektor kesehatan, pendidikan, dan literasi media. Kolaborasi ini menjadi kemitraan pertama di dunia antara YouTube dan pemerintah tingkat provinsi, mencatat sejarah baru. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut langkah strategis ini dan menekankan posisi Jakarta yang istimewa dalam kolaborasi digital global. Kerja sama ini dianggap sebagai terobosan yang belum pernah dilakukan oleh pemerintah daerah sebelumnya. Pramono menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat memberikan manfaat yang nyata bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan digital di Indonesia.
Program inisiatif yang diluncurkan dalam kerja sama ini adalah “Aksi” (Anak dan Keluarga Sigap Digital) yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga di Indonesia agar dapat menggunakan internet secara aman, bertanggung jawab, dan produktif. Fokus utama program ini adalah isu kesehatan mental remaja dan kesejahteraan digital. YouTube dan Pemprov DKI Jakarta akan memberikan pelatihan kepada komunitas sekolah dan guru dengan target awal mencapai 2.500 tenaga pendidik.
Kerja sama ini juga melibatkan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Universitas Indonesia untuk mengembangkan Mental Health Guidebook atau pedoman kesehatan mental. Danny Ardianto, Head of Government Affairs and Public Policy for YouTube in Indonesia and South Asia, menjelaskan bahwa program ini bertujuan melindungi anak dan remaja serta membantu mereka berkembang di dunia digital. Danny menegaskan bahwa kolaborasi ini fokus pada peningkatan kapasitas bagi guru dan keluarga dan bukan untuk tujuan monetisasi konten.



