Penemuan 14 Spesies Megafauna di Ekspedisi Laut Dalam BRIN-OceanX

by -54 Views

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama organisasi eksplorasi laut global OceanX telah menyelesaikan misi penelitian laut dalam yang berjudul “OCEANX-BRIN Collaborative Deep-sea Research and Capacity Building Program 2025 – Mission Leg 2”. Misi ini berfokus pada penelitian biodiversitas laut, oseanografi, pengamatan laut, dan fish aggregating device (FAD) atau rumpon. Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto, menjelaskan bahwa leg kedua misi ini dilaksanakan pada 5-24 Januari 2026. Tujuan dari misi ini adalah mencapai kemandirian eksplorasi laut nasional dengan memperkuat ekosistem kapal riset secara berkelanjutan, mulai dari armada, sumber daya manusia, hingga pendanaan.

Pada tahap akhir misi Leg 2, tim peneliti berhasil mengidentifikasi 14 spesies megafauna yang terdiri dari mamalia laut, hiu, dan penyu. Mereka melakukan observasi udara menggunakan helikopter kapal dan teknologi environmental DNA (eDNA) metabarcoding untuk deteksi keberadaan megafauna laut melalui jejak genetik di air tanpa kontak langsung dengan hewan. Ekspedisi ini turut didukung oleh dua unit kapal selam berawak, yaitu Nadir dan Neptune, yang memiliki fungsi berbeda-beda.

Pelaksanaan ekspedisi ini mendapat apresiasi dari Wakil Kepala BRIN dan diharapkan hasil penelitian dapat terdokumentasi dengan baik. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi kebijakan konservasi di perairan Sulawesi Utara. Dengan harapan fasilitas OceanX dapat menjadi referensi pengembangan kapal riset BRIN ke depan, pelaksanaan misi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang sukses untuk eksplorasi laut dalam di Indonesia.

Source link