Target Kecepatan Internet Indonesia 2026: Percepatan Menuju Ngebut

by -217 Views

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memasang target yang cukup agresif untuk layanan internet Indonesia pada 2026. Bukan sekadar naik tipis, lembaga ini membidik lompatan kecepatan yang diharapkan bisa terasa langsung oleh pengguna, baik di jaringan seluler maupun internet rumah.

Target 2026: Seluler 80 Mbps, Internet Rumah 64 Mbps

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa kecepatan mobile broadband di ibu kota provinsi Indonesia pada 2025 berada di angka 63,51 Mbps. Pemerintah kemudian menargetkan kecepatan itu melonjak menjadi 80 Mbps pada 2026.

Untuk fixed broadband, rata-rata kecepatan di ibu kota provinsi tercatat 51,84 Mbps. Komdigi menargetkan angka tersebut naik ke 64 Mbps pada 2026. Dengan target ini, pemerintah tampak ingin mengejar kualitas layanan yang lebih stabil dan lebih cepat, terutama untuk kebutuhan kerja, belajar, dan aktivitas digital harian.

Data Terbaru Masih Menunjukkan Ruang Perbaikan

Jika melihat data rata-rata internet Indonesia per Desember 2025 yang dibahas Komdigi, masih ada jarak yang cukup jelas menuju target tersebut. Kecepatan unduh mobile broadband tercatat 52,73 Mbps, dengan kecepatan unggah 17,28 Mbps.

Sementara itu, pada fixed broadband, kecepatan unduh berada di 44,38 Mbps dan unggah 30,61 Mbps. Angka-angka ini menunjukkan bahwa meski kualitas internet terus bergerak naik, masih dibutuhkan dorongan besar agar layanan benar-benar merata dan lebih kencang di lapangan.

Kampung Internet dan Fiber Optik Jadi Tumpuan

Komdigi juga menyiapkan penguatan lewat Program Kampung Internet serta perluasan jaringan fiber optik. Dua program ini diposisikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki kualitas layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap internet yang lebih cepat dan terjangkau.

Di tengah kebutuhan konektivitas yang makin tinggi, terutama untuk aktivitas digital di berbagai daerah, dorongan infrastruktur menjadi kunci. Komdigi tampaknya ingin memastikan bahwa peningkatan kecepatan tidak hanya berhenti di angka target, tetapi juga benar-benar bisa dirasakan pengguna di banyak wilayah.

Berdasarkan keterangan Komdigi, arah kebijakan pada 2026 jelas: mempercepat jaringan, memperluas jangkauan, dan menekan kesenjangan kualitas internet yang masih terasa antara kebutuhan pengguna dan performa layanan saat ini.