Pramac: Strategi Kesuksesan Yamaha di MotoGP

by -30 Views

Pada tahun 2024, Yamaha melakukan investasi besar-besaran setelah mengalami beberapa musim sulit di MotoGP. Perpanjangan kontrak Fabio Quartararo dan peluncuran pengembangan V4 menjadi topik utama pembicaraan pada saat itu. Yamaha juga mengukuhkan kemitraannya dengan Pramac, yang memungkinkan mereka untuk memiliki tim satelit lagi pada tahun 2025 setelah absen sejak 2022. Meskipun motor yang mereka gunakan masih kurang performanya, Pramac memberikan kontribusi awal yang signifikan, karena dianggap sebagai awal dari transformasi yang lebih besar.

Manajer tim Pramac, Gino Borsoi, menggunakan metafora tentang bambu untuk menggambarkan perjalanan mereka dengan Yamaha. Pertumbuhan bambu yang lambat namun kuat menjadi simbol fondasi yang mereka bangun bersama. Yamaha berjanji memberikan status “tim pabrik kedua” kepada Pramac, yang membantu meluncurkan potensi muda dan mengembangkan V4 mereka. Borsoi dan Campinoti, pemilik tim Pramac, menyatakan komitmen mereka untuk membantu Yamaha kembali menjadi pabrikan terbaik di MotoGP.

Pramac sangat bersemangat untuk mendukung Yamaha dalam pengembangan motor V4-nya untuk bersiap menghadapi peraturan baru yang akan diterapkan. Meskipun tantangan besar, Pramac optimis bahwa mereka dapat membantu Yamaha meraih kembali posisi teratas dalam waktu dua tahun. Tahun 2026 dianggap sebagai awal dari perjalanan ini, di mana Yamaha diharapkan sudah bisa bersaing di podium. Dengan kerja keras dan kemitraan yang kuat, Yamaha dan Pramac bertekad menjadikan tahun-tahun mendatang sebagai masa kejayaan mereka dalam ajang MotoGP.

Source link