PM Inggris Tegaskan Kepastian Soal Greenland Meski Ancaman Tarif AS

by -37 Views

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan komitmennya dalam mempertahankan prinsip dan nilai-nilai Inggris terkait Greenland, meskipun dihadapkan pada ancaman tarif dari Amerika Serikat. Pernyataan ini dilontarkan dalam sesi tanya jawab mingguan di House of Commons, di mana Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak akan berbelok dari prinsipnya meskipun ada ancaman tarif dari AS terkait barang-barang perdagangan.

Donald Trump, Presiden AS, sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa, termasuk Inggris, mulai 1 Februari. Trump bahkan menyebutkan bahwa tarif tersebut bisa mencapai 25 persen pada Juni hingga tercapai kesepakatan yang disebutnya sebagai “pembelian penuh dan total Greenland”. Mengenai ini, Starmer menyatakan bahwa pernyataan Trump merupakan tekanan terhadap Inggris terkait sikapnya terhadap Greenland.

Meskipun Trump mengkritik kesepakatan Inggris mengenai Kepulauan Chagos, Starmer membalasnya dengan tegas. Ia menilai pernyataan Trump yang menganggap kesepakatan tersebut sebagai “tindakan kebodohan besar” terkesan bertolak belakang dengan kata-kata dukungan yang pernah disampaikan Trump sebelumnya. Kritik juga dialamatkan kepada Kemi Badenoch, pemimpin Partai Konservatif, yang dinilai mendukung argumen untuk melemahkan posisi Inggris terkait Greenland.

Inggris pada bulan Mei sebelumnya telah menyelesaikan kesepakatan untuk menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius sebagai imbalan atas jaminan keberlanjutan pangkalan militer strategis Inggris-AS. Dengan kesepakatan ini, Mauritius akan mengontrol Kepulauan Chagos sementara AS dan Inggris tetap dapat mengoperasikan pangkalan militer strategis Diego Garcia selama 99 tahun. Selain itu, Kanada juga siap menghadapi ancaman terkait sinyal provokatif yang disampaikan Trump melalui gambar peta yang memperlihatkan Kanada dan Greenland diselimuti bendera AS.

Source link