Presiden RI Prabowo Subianto mendorong lahirnya lompatan besar di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di London, ia mengajak perguruan tinggi ternama di Inggris untuk ikut membangun 10 universitas baru di Indonesia dengan standar internasional.
Gagasan itu tidak hanya soal memperluas kampus, tetapi juga menjawab masalah yang selama ini menekan sektor kesehatan nasional: kekurangan tenaga medis, terutama dokter dan dokter gigi. Prabowo menilai kebutuhan sumber daya manusia di bidang tersebut harus dikejar lewat pendidikan yang lebih kuat, lebih modern, dan lebih terarah.
Fokus pada Kedokteran dan Sains
Dalam rencana yang dipaparkan, universitas baru itu akan diarahkan untuk memperkuat pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Prabowo ingin kampus-kampus tersebut berdiri dengan standar internasional agar bisa mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global.
Ia juga menekankan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Selain itu, mahasiswa terbaik akan dipilih untuk menerima beasiswa penuh dari pemerintah, sehingga akses pendidikan berkualitas tetap terbuka bagi talenta terbaik dari seluruh Indonesia.
Rumah Sakit Pendidikan di Tiap Kampus
Tak berhenti di ruang kuliah, Prabowo juga menyiapkan konsep rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus. Kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa menjadi penopang langsung bagi proses belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.
Langkah tersebut juga ditujukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri. Dengan fasilitas dan pendidikan yang lebih mumpuni di dalam negeri, pemerintah berharap layanan kesehatan bisa naik kelas dan lebih dipercaya publik.
Kerja Sama Pendidikan Jadi Pintu Masuk
Prabowo memanfaatkan forum di London itu bukan hanya untuk menawarkan kerja sama akademik, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa pendidikan dan kesehatan bisa menjadi dua sektor yang saling menguatkan. Dalam pandangannya, pengembangan kampus dan rumah sakit pendidikan dapat memberi dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia sekaligus ekonomi nasional.
Seperti diberitakan dari forum UK–Indonesia Education Roundtable di London, agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka jalan bagi pendidikan tinggi yang lebih kompetitif dan lebih relevan dengan kebutuhan Indonesia saat ini.





