Gerakan Rakyat mengambil langkah politik yang lebih tegas dengan menyatakan diri akan bertransformasi menjadi partai politik. Di saat yang sama, organisasi ini juga menegaskan dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai calon Presiden Republik Indonesia pada kontestasi mendatang. Arah baru tersebut diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026, yang menandai babak baru bagi gerakan yang sebelumnya berstatus organisasi kemasyarakatan.
Target Resmi Jadi Parpol pada Februari 2026
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan proses pendaftaran sebagai partai politik rampung dan resmi tercatat di Kementerian Hukum RI pada Februari 2026. Menurut dia, langkah ini ditempuh untuk memperkuat perjuangan politik yang diklaim berpihak pada kepentingan rakyat.
Gerakan Rakyat juga menyiapkan pembentukan Partai Gerakan Rakyat dengan memenuhi seluruh syarat yang diwajibkan oleh aturan perundang-undangan. Dalam proses itu, organisasi ini mulai menata struktur kepengurusan agar nantinya bisa berstatus sebagai partai politik yang sah.
Anies Baswedan Jadi Figur Utama
Dalam forum Rakernas tersebut, Sahrin menegaskan bahwa Anies Baswedan diposisikan sebagai pilihan utama dalam arah perjuangan Gerakan Rakyat ke depan. Dukungan itu bukan sekadar pernyataan simbolik, melainkan bagian dari strategi politik organisasi yang ingin mengambil peran lebih besar di panggung nasional.
Sikap itu sebelumnya juga terlihat saat Gerakan Rakyat menyerahkan kartu tanda anggota nomor 0001 kepada Anies pada 17 Desember 2025. Momen tersebut menjadi penanda kedekatan politik antara keduanya sekaligus memperlihatkan arah dukungan yang kini dibuat semakin terbuka.
Rakernas Tetapkan Kepemimpinan dan Arah Baru
Rakernas I Gerakan Rakyat 2026 juga secara resmi menetapkan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum. Penetapan ini sekaligus menjadi dasar untuk melanjutkan konsolidasi internal, termasuk penyusunan kepengurusan partai sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam forum tersebut, Gerakan Rakyat kini sedang menyiapkan seluruh perangkat organisasi agar transisi dari ormas ke partai politik berjalan sesuai jalur hukum. Arah yang dipilih jelas: membangun kendaraan politik sendiri, sambil menempatkan Anies Baswedan sebagai sosok yang didukung untuk melangkah ke pemilihan presiden berikutnya.
Informasi mengenai keputusan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Gerakan Rakyat dalam Rakernas I 2026.





