Lenovo Ungkap Teknologi AI Terbaru untuk Piala Dunia 2026

by -148 Views

Lenovo dan FIFA mulai membuka gambaran seperti apa Piala Dunia 2026 akan ditonton, diawasi, dan dijalankan. Bukan sekadar soal layar yang lebih tajam atau jaringan yang lebih cepat, kerja sama keduanya kini mengarah ke penerapan AI yang lebih dalam, termasuk Digital Avatar 3D, kamera tubuh wasit, hingga pusat komando cerdas untuk memantau turnamen secara real-time.

AI jadi tulang punggung operasional Piala Dunia 2026

Pengumuman itu disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Chairman sekaligus CEO Lenovo Yuanqing Yang dalam ajang CES 2026. Dalam kerja sama ini, Lenovo akan menjadi Mitra Teknologi Resmi FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara dan bertanggung jawab menyediakan dukungan teknologi untuk operasional turnamen secara menyeluruh.

Fokusnya bukan hanya pada penyelenggaraan di balik layar, tetapi juga pada pengalaman penonton. Lenovo menyiapkan infrastruktur dan perangkat keras yang ditujukan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan imersif, baik bagi penonton di stadion, di rumah, maupun lewat perangkat seluler.

Digital Avatar 3D dan dampaknya pada siaran

Salah satu sorotan utama dari pengumuman ini adalah penggunaan Digital Avatar 3D dalam permainan dan siaran pertandingan. Chief Information Officer Lenovo, Art Hu, menjelaskan bahwa avatar tersebut dirancang untuk merepresentasikan pemain seakurat mungkin, termasuk dimensi fisik dan proporsi tubuh mereka.

Teknologi ini juga disebut akan membantu proses pengambilan keputusan oleh asisten wasit dan ofisial pertandingan FIFA. Dengan kata lain, AI bukan hanya hadir untuk mempercantik tampilan siaran, tetapi juga masuk ke area yang berhubungan langsung dengan jalannya pertandingan.

VAR, command center, dan sudut pandang wasit

Selain Digital Avatar 3D, Lenovo juga akan mendukung teknologi VAR melalui Hawk-Eye Innovations. Di sisi operasional, perusahaan ini menyiapkan Intelligent Command Center untuk memantau turnamen secara real-time dan menyajikan data yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan berdasarkan tren yang terjadi.

FIFA dan Lenovo juga membawa teknologi kamera tubuh wasit ke Piala Dunia 2026. Bagi penonton global, ini berarti akses ke perspektif langsung dari sudut pandang wasit di lapangan, sesuatu yang berpotensi membuat pengalaman menonton terasa lebih dekat dengan momen pertandingan yang sebenarnya.

Dengan rangkaian teknologi itu, Piala Dunia 2026 tampaknya akan menjadi ajang yang bukan hanya besar dari sisi olahraga, tetapi juga dari cara teknologi ikut mengubah cara pertandingan dipantau dan dinikmati.