Etape Dakar 2026 dari Bisha ke Al-Henakiyah kembali memperlihatkan betapa cepat peta persaingan bisa berubah. Mattias Ekstrom tampil paling menonjol saat para pembalap Ford menguasai jalannya lomba, sementara kabar buruk justru datang dari kubu Toyota setelah Henk Lategan kehilangan banyak waktu dan tersingkir dari perburuan kemenangan.
Ford kuasai etape, Ekstrom paling konsisten
Dalam lintasan sejauh 346 km itu, Ekstrom menjadi nama yang paling stabil di depan. Ia memimpin di seluruh pos pemeriksaan utama dan mengamankan kemenangan etape kedua dalam ajang ini. Hasil tersebut ikut mengangkat dominasi Ford, yang bahkan sempat mengisi posisi 1-2-3 di papan klasemen etape.
Rekan setimnya, Nani Roma, juga tampil kuat. Selain menjaga posisi di barisan depan, Roma berhasil memangkas jarak dengan Nasser Al-Attiyah dalam perebutan klasemen keseluruhan. Situasi ini membuat persaingan di kubu terdepan semakin rapat, terutama di antara para pembalap yang masih menjaga peluang juara.
Toyota terpukul setelah Lategan kehilangan waktu
Di sisi lain, Toyota menerima pukulan telak ketika Lategan harus berhenti selama 1 jam 40 menit akibat masalah yang dialaminya. Kehilangan waktu sebesar itu praktis mengubah arah persaingan mereka di etape ini. Dampaknya terasa langsung, karena tidak ada pembalap Toyota yang mampu menembus tujuh besar klasemen keseluruhan setelah hasil tersebut.
Situasi ini membuat peluang Toyota untuk membalas tekanan Ford menjadi jauh lebih berat. Dalam reli sepanjang Dakar, satu masalah kecil saja bisa berujung pada kehilangan posisi yang sulit dikejar kembali, dan itulah yang kini dialami Lategan.
Klasemen makin rapat, persaingan belum selesai
Di klasemen keseluruhan, Roma kini memimpin pengejaran terhadap Al-Attiyah, dengan selisih yang terus menipis. Ekstrom sendiri naik ke posisi keempat secara keseluruhan setelah kemenangan di Etape 10, menambah tekanan bagi para pesaing di atasnya.
Tambahan sorotan juga datang dari pembalap Century, Mathieu Serradori, yang melesat ke posisi keenam secara keseluruhan. Di tengah perubahan besar ini, tiga pembalap Toyota masih bertahan di 10 besar klasemen keseluruhan, meski posisi mereka kini berada di bawah bayang-bayang Ford yang sedang memegang momentum.





