Musim baru MotoGP belum dimulai, tetapi Ducati sudah lebih dulu jadi sorotan. Dua nama besarnya, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, kembali menjadi pusat perhatian menjelang Kejuaraan Dunia 2026, meski jalur persiapan keduanya tidak sama. Marquez datang sebagai juara dunia 2025, sementara Bagnaia mencoba menata ulang kecepatannya setelah musim yang jauh dari kata ideal.
Marquez Tetap Sibuk Meski Cedera
Marquez sempat menjalani momen penting bersama Ducati di markas mereka di Bologna untuk sesi foto tim motor merah bersama Bagnaia. Namun, suasana itu tak lama berubah setelah cedera bahu yang ia alami usai ditabrak Marco Bezzecchi pada Grand Prix Indonesia. Cedera tersebut memaksanya naik meja operasi dan menutup musim lebih cepat.
Meski absen sampai akhir kejuaraan, pembalap Spanyol itu tidak benar-benar berhenti. Sepanjang Desember, ia tetap muncul di berbagai agenda, mulai dari acara, gala, hingga program televisi dan radio. Di balik aktivitas itu, Marquez juga terus menjalani gym dan fisioterapi demi mengejar kondisi terbaik sebelum tes kolektif di Malaysia pada 3-5 Februari.
Bagnaia Cari Ulang Ritme
Berbeda dengan Marquez yang disibukkan pemulihan, Bagnaia menghabiskan waktu liburannya di Maladewa setelah musim yang mengecewakan di MotoGP. Ia juga ambil bagian dalam 100 KM dei Campioni, balapan tradisional di peternakan Valentino Rossi, sebelum bersiap kembali ke lintasan bersama anggota VR46 lainnya di Mandalika.
Bagi Ducati, keberadaan Bagnaia tetap penting bukan hanya karena statusnya sebagai rekan setim Marquez, tetapi juga karena ia menjadi salah satu tumpuan utama dalam proyek 2026. Performa dan rasa percaya dirinya akan sangat menentukan arah tim di awal musim.
Ducati Menyusun Pra-Musim dengan Hati-Hati
Di luar urusan fisik, Marquez juga tetap aktif di media sosial, meski dikenal menjaga rapat urusan pribadinya. Ducati sempat ingin menyewa sirkuit Portimão untuk latihan, tetapi Marquez dikabarkan tidak berniat pergi ke Portugal dan lebih mungkin berlatih di sirkuit Spanyol.
Sebelum tes pramusim dimulai di Sepang, Marquez juga dijadwalkan hadir dalam presentasi resmi Ducati di Madonna di Campiglio. Dari rangkaian agenda itulah Ducati mulai membangun fondasi musim 2026, dengan dua nama besar yang sama-sama membawa beban besar: satu mengejar pemulihan, satu lagi mengejar kebangkitan.
Atribusi sumber: disusun ulang dari laporan yang memuat agenda persiapan Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Ducati menuju MotoGP 2026.





