Kronologi Kriminal dan Korupsi LPEI: Puluhan Pelat Motor Diamankan

by -29 Views

Serangkaian peristiwa kriminal terjadi di Jakarta pada Rabu (14/1). Mulai dari penyitaan kebun sawit dan mobil mewah terkait korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) hingga puluhan pelat nomor kendaraan diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jakarta Utara. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI menyita kebun sawit hingga mobil mewah terkait dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional pada LPEI. Potensi kerugian negara senilai Rp919 miliar. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar mengatakan ada penyitaan aset berupa kebun sawit, tanah, bangunan, dan mobil mewah. Total penyitaan tersebut diperkirakan mencapai Rp566 miliar. Kejati DKI juga menyita perhiasan emas sebagai bagian dari kasus korupsi LPEI. Polda Metro Jaya mengatakan motif kasus pembunuhan korban MDT (25) di Tempat Pemakaman Umum Jakasampurna, Kota Bekasi, adalah utang piutang. Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa rasa dendam terkait persoalan utang menjadi motif pembunuhan tersebut. Kepolisian Jakarta Timur menggunakan gas air mata untuk menghentikan eskalasi tawuran di Jalan DI Panjaitan. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan penggunaan gas air mata dilakukan sebagai langkah terakhir menyusul situasi yang membahayakan. Polres Metro Jakarta Selatan memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga Alvaro Kiano (6) yang ditemukan tewas di wilayah Bogor. Kompol Seala Syah Alam menekankan bahwa walaupun telah 40 hari sejak pemakaman Alvaro, perhatian dan kepedulian tetap diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan. Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading berhasil mengamankan 50 buah pelat nomor kendaraan dari seorang tukang tambal ban di Jakarta Utara. Pelat nomor tersebut diambil setelah banjir menyebabkan banyak kendaraan plat nomornya jatuh dan diambil oleh pengepul. Situasi ini dimanfaatkan oleh tukang tambal ban untuk meminta biaya kepada pemilik kendaraan.Pelat nomor tersebut diamankan untuk menghindari penyalahgunaan.

Source link