Jakarta Barat kembali menjadi titik pengungkapan peredaran narkoba dengan pola yang kian beragam. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap dua pria yang diduga mengedarkan sabu sekaligus cartridge vape berisi etomidate. Penangkapan dilakukan pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Ditangkap saat operasi di Tanjung Duren
Dua terduga pelaku berinisial AP (25) dan DA (26) diamankan oleh Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari tangan keduanya, polisi menyita sabu seberat 4,35 gram serta 81 cartridge vape yang diduga berisi etomidate. Temuan itu memperlihatkan bahwa peredaran narkoba tak lagi hanya mengandalkan bentuk konvensional, tetapi juga menyusup lewat perangkat rokok elektronik.
Modus dikemas lewat jasa pengiriman online
Dalam pengungkapan ini, petugas juga menemukan pola distribusi yang digunakan para pelaku. Narkotika diduga disamarkan dalam paket dan dikirim melalui jasa pengiriman online. Selain sabu dan cartridge berisi etomidate, polisi menyita 58 cartridge vape merek Ferrari, 23 cartridge vape merek Mercy, timbangan digital, plastik klip kosong, serta dua unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran barang haram tersebut.
Etomidate dalam vape jadi sorotan
Kedua tersangka kini telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Etomidate sendiri disebut dapat menimbulkan efek samping seperti kebingungan, tremor, hingga gangguan keseimbangan bila terhirup melalui vape. Zat ini juga dikategorikan sebagai obat adiktif yang bisa memengaruhi fungsi organ vital. Seperti disampaikan Polda Metro Jaya, temuan ini menambah daftar kasus penyalahgunaan etomidate dalam rokok elektronik yang sebelumnya juga telah diingatkan Polri sebagai ancaman serius.





