Ptosis: Mengenal Kondisi Mata yang Terlihat Ngantuk Menurut Medis
Anda pernah merasa kurang percaya diri karena salah satu atau kedua mata terlihat sayu atau terlihat “ngantuk” sepanjang hari? Jika kompres air dingin dan istirahat cukup tidak mengubah kondisi mata, Anda perlu mengenal kondisi medis yang disebut dengan ptosis.
Ptosis atau blefaroptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata bagian atas merosot atau turun dari posisi normalnya. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu mata atau kedua mata sekaligus. Meski tidak menimbulkan rasa sakit, ptosis tetap perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi gangguan serius pada saraf, otak, atau rongga mata, terutama jika muncul secara tiba-tiba.
Berdasarkan jarak penurunan kelopak mata dari posisi normal, ptosis ini dikategorikan menjadi tiga, yaitu ringan (±2 mm), sedang (3–4 mm), dan berat (>4 mm). Selain faktor penuaan, ptosis juga dapat dipicu oleh kerusakan saraf yang mengendalikan otot mata atau adanya kelebihan kulit pada kelopak.
Penyebab ptosis dapat dikelompokkan menjadi beberapa faktor, seperti faktor penuaan, faktor bawaan, kondisi medis dan penyakit, trauma dan efek samping medis, serta gaya hidup. Tujuan utama perawatan ptosis adalah memperbaiki fungsi penglihatan dan estetika wajah. Langkah pengobatan bergantung pada penyebab, usia pasien, dan tingkat keparahan kondisi tersebut.
Apabila ptosis dipicu oleh penyakit sistemik, dokter mata akan memberikan pengobatan medis sesuai penyakit dasarnya atau merujuk pasien ke dokter spesialis terkait. Jika ptosis sudah menghalangi pandangan atau demi alasan kecantikan, operasi menjadi solusi utama. Pada kasus bawaan, operasi sering kali harus dilakukan sedini mungkin untuk mencegah komplikasi permanen.
Bagi pasien yang tidak bisa menjalani operasi atau yang kondisi ptosis bersifat sementara, penggunaan kacamata khusus dengan penyangga (ptosis crutch) juga dapat menjadi solusi untuk menahan kelopak mata tetap terbuka. Jadi, kenali dan tangani ptosis dengan tepat demi kesehatan mata dan kemungkinan estetika yang lebih baik.





