Jack Doohan resmi meninggalkan Alpine, dan langkah berikutnya kini jadi sorotan. Setelah sempat naik ke kursi utama Formula 1 pada awal 2025, pembalap asal Australia itu tak lagi masuk rencana tim Prancis tersebut. Keputusan ini menutup kerja sama yang telah terjalin selama beberapa tahun, sejak Doohan dibina di Formula 2 hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil di level tertinggi.
Alpine memilih jalan berbeda untuk Doohan
Alpine mengumumkan perpisahan itu pada Selasa. Dalam pernyataannya, tim menegaskan bahwa Doohan dilepas agar bisa mencari peluang lain di luar struktur mereka. Alpine juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan sang pembalap selama empat tahun terakhir.
Namun, dari sisi kompetitif, keputusan ini tak lepas dari performa Doohan yang belum memenuhi ekspektasi. Setelah hanya enam balapan, posisinya di tim utama digantikan oleh Franco Colapinto, sebuah sinyal bahwa Alpine ingin segera mengambil arah baru di tengah persaingan ketat musim ini.
2026 belum pasti, Super Formula jadi opsi kuat
Hingga kini, masa depan Doohan untuk 2026 belum sepenuhnya jelas. Meski begitu, arah kariernya disebut mengarah ke Super Formula di Jepang bersama KONDO Racing, tim yang memiliki kaitan erat dengan Toyota. Opsi ini dinilai masuk akal, terutama karena Doohan tetap berada dalam lingkungan yang dekat dengan merek yang juga punya nilai penting bagi keluarganya.
Meski debutnya di Super Formula sebelumnya belum berjalan mulus dan sempat diwarnai sejumlah insiden, peluang kembali ke Jepang tetap terbuka. Bagi Doohan, ini bisa menjadi panggung untuk membangun ulang momentum setelah periode yang sulit di Formula 1.
Potensi duet dengan Luke Browning
Jika rencana itu terwujud, Doohan akan menjadi rekan setim Luke Browning, pembalap junior Williams. Keduanya diproyeksikan mengisi kursi yang ditinggalkan Kenta Yamashita dan Zak O’Sullivan, yang masing-masing disebut telah beralih ke tim Toyota lain di Super Formula.
Perubahan ini menandai babak baru bagi Doohan. Dari pembalap yang sempat dipersiapkan Alpine untuk masa depan F1, ia kini berada di titik awal lagi, dengan Super Formula berpotensi menjadi jalur penting untuk menjaga kariernya tetap hidup dan relevan di dunia balap.





