Berita Terbaru: 5 Provinsi Siaga Hujan Lebat Minggu Ini

by -214 Views

BMKG Peringatkan 5 Provinsi Siaga Hujan Lebat pada 12–15 Januari

Pertengahan Januari menjadi periode yang perlu dicermati, terutama bagi warga di sejumlah wilayah yang diperkirakan menghadapi hujan dengan intensitas tinggi. Dalam pembaruan terbarunya, BMKG menyebut lima provinsi berstatus waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat selama 12–15 Januari, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Papua.

Lima provinsi masuk zona hujan lebat

BMKG menilai kondisi cuaca selama sepekan ini masih didominasi hujan ringan hingga hujan lebat di banyak daerah. Namun, perhatian khusus diarahkan pada lima provinsi tersebut karena peluang hujan deras diperkirakan lebih menonjol dibanding wilayah lain. Selain curah hujan tinggi, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Dipengaruhi dinamika atmosfer dan laut yang hangat

Menurut BMKG, kondisi ini tidak muncul begitu saja. Salah satu pemicunya adalah dinamika atmosfer global, termasuk ENSO yang berada pada fase negatif La Niña lemah. Situasi tersebut dapat menambah suplai uap air ke atmosfer dan mendukung pembentukan awan hujan di Indonesia.

Di sisi lain, suhu muka laut yang relatif hangat di beberapa perairan Indonesia juga ikut memperkaya pasokan uap air. Kombinasi ini membuat potensi pertumbuhan awan hujan meningkat, terutama saat kondisi atmosfer mendukung.

MJO aktif di banyak wilayah, risiko hujan bertambah

BMKG juga mencatat aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sedang aktif di sejumlah wilayah, mulai dari Aceh, Jambi, Riau, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, hingga Papua Tengah. Aktivitas ini berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan lebih intens di daerah-daerah tersebut.

Mengutip keterangan BMKG, masyarakat diminta tidak mengabaikan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang perlu diantisipasi sejak dini, terutama di wilayah yang memang sudah rawan saat curah hujan meningkat.

Warga diminta rutin cek informasi resmi

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau prakiraan cuaca, peringatan dini, dan informasi cuaca ekstrem melalui kanal resmi. Langkah sederhana ini dinilai penting agar warga bisa menyesuaikan aktivitas harian dan mengurangi risiko terdampak cuaca ekstrem yang kerap datang tanpa banyak tanda.