Musim MotoGP 2026 bahkan belum dimulai, tetapi Fermín Aldeguer sudah lebih dulu menghadapi ujian berat. Pembalap muda itu mengalami kecelakaan saat berlatih di sirkuit milik Jorge Martínez “Aspar” di Valencia, sebelum agenda pramusim bergulir. Insiden tersebut membuat Aldeguer harus menjalani operasi akibat patah tulang paha kiri, sebuah cedera yang langsung memaksa timnya mengalihkan fokus dari persiapan balap ke proses pemulihan.
Operasi berjalan lancar di Barcelona
Aldeguer menjalani tindakan medis di Rumah Sakit Universitas Dexeus, Barcelona, pada Jumat. Dari tim Faenza, kabar yang disampaikan cukup melegakan: operasi berlangsung tanpa kendala berarti. Meski begitu, masa pemulihan tetap menjadi prioritas utama, karena cedera seperti ini menuntut waktu dan penanganan yang cermat agar pembalap bisa kembali ke kondisi terbaik.
Target kembali untuk pramusim 2026
Fokus Aldeguer kini jelas, yakni pulih tepat waktu agar bisa ambil bagian dalam pramusim 2026. Jadwal awal musim dingin sudah menunggu, dengan tes pertama di Malaysia pada awal Februari. Setelah itu, rangkaian uji coba kolektif di Sepang dan Thailand akan menjadi tahap penting sebelum Grand Prix pembuka musim. Bagi pembalap yang sedang cedera, setiap hari pemulihan akan menentukan apakah ia bisa kembali menyentuh motor sesuai rencana.
Agenda musim dingin tetap padat
Selain tes utama, Malaysia juga akan menggelar sesi Shakedown yang diikuti pembalap penguji dan debutan MotoGP. Situasi ini membuat awal tahun menjadi periode yang sangat menentukan bagi banyak nama baru maupun pembalap yang sedang mengejar ritme. Untuk Aldeguer, harapannya sederhana namun krusial: sembuh secepat mungkin agar tidak kehilangan momentum di awal petualangan barunya bersama kalender MotoGP 2026.
Seperti dilaporkan dari sumber tim dan rumah sakit di Barcelona, perkembangan pascaoperasi Aldeguer kini menjadi perhatian utama sebelum ia kembali menjalani tahap pemulihan berikutnya.





