Temuan kode yang mengarah ke peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta dalam senjata pelaku penusukan di Rusia, menimbulkan kekhawatiran serius bagi aparat Densus 88 Antiteror Polri. Insiden penusukan brutal yang dilakukan oleh seorang remaja 15 tahun di Odintsovo, Moskow, pada Desember 2025, menimbulkan dugaan bahwa kasus ini terinspirasi dari kejadian di Jakarta. Mayndra Eka, Juru Bicara Densus 88, mengungkapkan bahwa temuan kode di senjata pelaku mencurigakan dan bersinggungan dengan peristiwa di Jakarta.
Penusukan tersebut berujung tragis, menyebabkan seorang siswa tewas dan petugas keamanan sekolah terluka. Penyebaran foto tulisan simbolik di senjata oleh pelaku ke komunitas daring menjadi bukti bahwa fenomena kekerasan remaja dapat menyebar lintas negara melalui media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa inspirasi dan glorifikasi kekerasan dapat dengan cepat menyebar melalui komunitas digital, dengan tidak lagi terbatas pada wilayah lokal. Kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta yang melibatkan pelajar dalam aktivitas shalat Jumat telah menjadi sorotan serius, menyebabkan puluhan siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.





