Jakarta Selatan — Brimob Polda Metro Jaya turun memantau kawasan Terowongan Manggarai, Tebet, setelah tawuran antarwarga pecah di lokasi itu. Langkah pengawasan dilakukan sejak pagi untuk memastikan area kembali aman dan tidak muncul gangguan susulan.
Brimob lakukan pemantauan usai tawuran
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menyebut pemantauan itu merupakan bagian dari upaya preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Unit Patroli Brimob menyisir area terowongan serta sekitarnya guna mengantisipasi potensi kerawanan dan memberi rasa aman kepada warga yang melintas maupun beraktivitas di sekitar lokasi.
Keributan dipicu petasan di sekitar terowongan
Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, tawuran melibatkan warga Gang Tuyul RW 04 dan warga Magasen RW 012. Keributan bermula dari petasan yang dinyalakan di sekitar Terowongan Manggarai, lalu berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan batu dan petasan. Sekitar 20 orang disebut terlibat dalam bentrokan itu.
Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan. Massa berhasil dibubarkan, sementara warga diimbau kembali ke rumah masing-masing agar situasi tidak meluas.
Terminal Manggarai dan Pintu Air Tambak ikut dipantau
Setelah kondisi berhasil dikendalikan, patroli Brimob juga melakukan monitoring di Terminal Bus Manggarai dan Pintu Air Jalan Tambak Manggarai. Pengawasan tambahan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada tanda-tanda gangguan kamtibmas lanjutan di titik-titik sekitar lokasi kejadian.
Kehadiran Brimob disebut menjadi bentuk dukungan terhadap tugas kepolisian kewilayahan. Dengan pendekatan preventif, profesional, dan humanis, kepolisian berupaya menjaga ketertiban sekaligus menekan potensi konflik di kawasan tersebut. Dari laporan terbaru, situasi di sekitar Terowongan Manggarai kini sudah aman dan kondusif, sementara aktivitas warga kembali berjalan normal. Dalam penanganan sebelumnya, polisi juga sempat menggunakan gas air mata untuk membubarkan tawuran dan menjaga keamanan pengguna jalan.
Atribusi sumber: keterangan dari Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.





