Reli Dakar 2026 langsung memberi sinyal bahwa persaingan di kategori motor akan berjalan ketat sejak awal. Pada Sabtu (3/1/2026), para pembalap menghadapi prolog 95 kilometer yang mencakup 22 kilometer spesial dengan karakter lintasan yang beragam. Dari sesi pembuka itu, nama Edgar Canet muncul sebagai yang tercepat dan berhak memimpin klasemen prolog motor.
Canet tampil paling rapi di lintasan pembuka
Canet menorehkan waktu 11:31,9 untuk mengamankan posisi pertama. Hasil ini menempatkannya di depan deretan nama besar seperti Daniel Sanders dan Ricky Brabec, yang sama-sama menjaga peluang sejak awal reli. Di belakang mereka, persaingan tetap rapat dengan kehadiran Luciano Benavides, Ross Branch, dan sejumlah pereli lain yang langsung menunjukkan kecepatan kompetitif.
Perubahan posisi cepat di tengah prolog
Prolog sempat menghadirkan dinamika menarik ketika Tomas de Gavardo dari BAS World KTM Team sempat mengambil alih pimpinan pada fase kedua. Namun, catatan itu tidak bertahan lama. Emanuel Gyenes kemudian mencatat waktu lebih baik, sebelum Michael Docherty kembali memperbaiki torehan tercepat. Situasi ini menggambarkan betapa rapatnya selisih waktu di etape pembuka Dakar 2026.
Masalah teknis ikut mewarnai hasil awal
Tak semua pembalap mampu melaju mulus. Pembalap Prancis Neels Theric dilaporkan mengalami kendala mekanis selama prolog, sementara Ian Olthof tetap berhasil menyentuh garis finis meski tertinggal sekitar tiga menit dari Canet. Berdasarkan hasil akhir prolog yang dirangkum dari Dakar 2026, dominasi awal berada di tangan Canet dan kubu KTM Factory Racing, dengan Sanders dan Brabec melengkapi tiga besar. Etape berikutnya akan menjadi ujian yang lebih berat, dan posisi awal ini baru langkah pertama dalam reli yang panjang dan keras.





