Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil Mazda CX-5 hitam di Jakarta mengakibatkan kematian dua orang dan luka-luka pada tiga orang lainnya, termasuk pelajar. Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Joko Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi ketika sebuah minibus melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak sejumlah motor, serta pejalan kaki di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, Jakarta Barat. Kedua korban tewas diidentifikasi sebagai V dan S, sedangkan korban luka adalah RNJ, A, dan MD.
Menurut Joko, mobil tersebut menabrak motor yang membawa RNJ bersama V dan A, menabrak Honda PCX yang dikendarai oleh S, serta menabrak seorang pejalan kaki bernama MD. Korban V meninggal dunia di rumah sakit, sedangkan korban S meninggal di lokasi kejadian. Korban lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit setempat. Pengemudi minibus yang menyebabkan kecelakaan tersebut melarikan diri dan akhirnya terserempet kereta api di perlintasan rel Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara.
Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah setelah terserempet kereta api namun tidak ada korban tewas atau luka dalam insiden tersebut. Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut bermula di kawasan Tanah Sereal-Tambora, Jakarta Barat. Mobil Mazda CX-5 terlibat tabrakan dengan sejumlah sepeda motor dan seorang pejalan kaki sebelum akhirnya terserempet kereta api.





