Motor Reli Dakar merupakan kategori yang didominasi oleh KTM sejak awal abad ini. Pabrikan asal Austria ini telah mencatatkan 18 kemenangan beruntun antara 2001 dan 2019, serta kembali meraih kemenangan pada 2023 dan 2025. Meski begitu, KTM hanya mengalami kegagalan empat kali, yaitu pada 2020, 2021, dan 2024, ketika Honda meraih kemenangan, sedangkan GasGas, merek saudaranya, menjadi juara pada 2022.
Dengan keberadaan juara bertahan Daniel Sanders di dalam timnya, KTM tampaknya menjadi favorit utama untuk meraih kemenangan di Dakar 2026. Sanders, seorang pembalap Amerika Serikat yang berhasil menjadi pemenang ke-17 di klasifikasi sepeda motor tahun sebelumnya, juga telah memastikan gelar juara dunia sebelumnya.
Sanders dapat diharapkan untuk menghadapi persaingan dari Luciano Benavides yang telah berpengalaman dan pembalap muda, Édgar Canet. Canet berhasil meraih kemenangan di Rally2 Dakar 2025, serta memenangi gelar W2RC di kelas yang sama sebelum dipromosikan ke tim pabrikan RallyGP yang berbasis di Mattighofen.
Selain itu, empat merek lainnya akan berusaha keras mencegah KTM meraih kemenangan ke-21 di Dakar pada bulan Januari, dengan fokus utama pada Honda. Honda telah menurunkan tim yang kuat di RallyGP, dengan juara dua kali, Ricky Brabec, sebagai andalannya. Tim berbasis di Tokyo ini memiliki tim yang kuat untuk Dakar 2026, dengan keempat pereli Honda HRC finis di posisi enam besar pada Reli Dakar 2025.
Pabrikan lainnya seperti Hero, yang dipimpin oleh Ross Branch, serta Sherco, dengan pereli seperti Bradley Cox dan Lorenzo Santolino, juga berusaha untuk meraih kesuksesan di Dakar mendatang. Sementara itu, merek baru asal Cina, Hoto, akan mencoba peruntungan mereka untuk pertama kalinya di RallyGP di Dakar 2026.
Dengan demikian, persaingan di kategori motor Reli Dakar diprediksi akan semakin menarik dan penuh tantangan pada tahun ini. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang update terbaru dalam dunia motorsport, klik tautan Source di atas.





