Megatsunami 200 Meter: Bumi Getar 9 Hari di Detik-detik Terakhir

by -39 Views

Fenomena langka terjadi di Greenland ketika citra satelit berhasil menangkap megatsunami setinggi hampir 200 meter di Dickson Fjord pada September 2023. Kejadian ini menarik perhatian ilmuwan setelah getaran tanpa henti direkam selama sembilan hari, mengguncang batuan dari Alaska hingga Australia. Para ilmuwan menelusuri sinyal ini ke Dickson Fjord, di mana gambar satelit memperlihatkan bekas luka baru akibat hilangnya bagian gunung. Studi ini melibatkan 68 ilmuwan dari 15 negara dan diterbitkan dalam jurnal ilmiah.

Penelitian menemukan bahwa seiring gletser di gunung besar di Dickson Fjord mencair, gunung tersebut menjadi tidak stabil. Pada 16 September 2023, gunung itu runtuh dan lebih dari 25 juta meter kubik batu dan es jatuh, menciptakan tsunami raksasa dengan ketinggian gelombang mencapai 200 meter. Gelombang ini menyebabkan kerusakan signifikan di Pulau Ella. Selain itu, fenomena seiche terjadi, di mana gelombang bergerak maju mundur selama seminggu.

Satelit Surface Water and Ocean Topography (SWOT) yang diluncurkan pada Desember 2022 memainkan peran penting dalam memetakan area tersebut. Ilmuwan menyimpulkan bahwa SWOT membawa terobosan baru dalam pemahaman ilmiah tentang fenomena ekstrem di wilayah seperti Arktik. Data satelit canggih memungkinkan ilmuwan untuk meraih wawasan baru tentang kondisi lautan dan fenomena ekstrem seperti tsunami dan gelombang pasang. Dalam hal ini, pemahaman tentang lingkungan dinamis semakin ditingkatkan berkat teknologi satelit generasi berikutnya.

Source link