Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memulai penyusunan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi arus balik setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru. Tujuan dari langkah ini adalah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah liburan. Prediksi puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 3 Januari 2026, sehingga persiapan dilakukan untuk menghadapi situasi ini.
Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Robby Hefados, menjelaskan bahwa kondisi arus lalu lintas saat ini masih relatif lancar karena sebagian besar masyarakat sudah berangkat menuju kampung halaman atau destinasi mudik mereka. meskipun pada puncak arus mudik sebelumnya terjadi lonjakan kendaraan ke beberapa arah utama seperti Jawa Timur, Puncak Bogor, dan Pelabuhan Merak, namun jumlah kendaraan masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Polda Metro Jaya akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas dan menyiapkan langkah-langkah pengaturan untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan selama masa arus balik libur Nataru. Peningkatan volume kendaraan juga terpantau di Gerbang Tol Kalihurip Utama arah Bandung dan Gerbang Tol Cileunyi Exit menuju Nagreg, Rancaekek, dan sekitarnya. Hal ini menunjukkan perlunya pengaturan lalu lintas yang tepat untuk menghindari kemacetan dan mencegah terjadinya kecelakaan.





