Debut Honda Bermesin 850 cc di Sepang: Pengaruh Hujan

by -144 Views

Tim pengujian dan pengembangan Honda melakukan perjalanan ke Malaysia pekan lalu untuk melakukan tes terakhir sebelum liburan Natal. Namun, tes perdana mesin 850 cc di Sirkuit Internasional Sepang terganggu oleh hujan deras. Test rider HRC, Takaaki Nakagami, turun ke lintasan dengan motor konvensional yang dilengkapi dengan paket aerodinamika yang lebih rendah dan mesin 850 cc untuk regulasi 2027. Nakagami mencoba senyawa ban basah dan kering yang dikembangkan Pirelli untuk musim 2027 saat Pirelli menjadi pemasok ban resmi MotoGP. Honda tidak dapat mengumpulkan data yang signifikan dalam kondisi kering karena Nakagami hanya dapat menyelesaikan beberapa lap dengan ban slick.

Tim pabrikan Jepang tersebut memanfaatkan kesempatan terakhir untuk menggunakan konsesi level D setelah memperoleh 35 persen poin yang tersedia selama musim 2025 dan pindah ke Grup C. Dengan promosi tersebut, Honda tidak dapat melakukan tes bebas pada tahun 2026 dan akan dibatasi oleh jumlah ban per musim serta dilarang melakukan tes yang terpisah. Seperti Ducati, KTM, dan Aprilia, Honda harus menunggu tes Pirelli pada 2026 untuk menguji senyawa baru lagi. Aleix Espargaro akan fokus pada pengembangan versi final RC213V, sementara Nakagami dengan RC214V yang baru. Espargaro akan terlibat dalam proyek 2027 pada pertengahan musim.

Di Sepang, Aleix Espargaro dan Nakagami menguji ban basah Pirelli yang belum dicoba oleh pabrikan lain. Hasil pengujian dan pengembangan ini membantu Honda dalam persiapan menuju musim balap berikutnya. Tes yang dijadwalkan oleh Pirelli pada tahun 2026 juga menjadi fokus bagi pabrikan motor lainnya untuk mengevaluasi performa serta keandalan komponen yang digunakan. Honda akan terus mengembangkan motornya sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku untuk tetap bersaing di dunia balap MotoGP.

Source link