Asuransi Pariwisata: Menciptakan Rasa Aman bagi Wisatawan

by -59 Views

Focus Group Discussion (FGD) Pilot Project Asuransi Pariwisata 2026 di Labuan Bajo diselenggarakan dengan tema “Mendorong Optimalisasi Penerapan Asuransi Pariwisata pada Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Labuan Bajo”. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan wisatawan dan menjaga keberlanjutan ekosistem pariwisata di tengah peningkatan aktivitas wisata.

FGD tersebut juga merupakan langkah untuk menguatkan ketahanan sektor pariwisata nasional agar aman, berkelanjutan, dan kompetitif secara global. Sinergi lintas pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh kementerian strategis lintas sektor, OJK, BRIN, Pemerintah Daerah, serta perwakilan asosiasi pelaku usaha pariwisata dan transportasi.

Dalam sambutan pembuka, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Herfan Brilianto, menegaskan pentingnya manajemen risiko pariwisata dalam mendukung pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Asuransi pariwisata dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di pasar global. Diskusi di FGD ini mencakup pengelolaan risiko pariwisata, peran pemerintah, serta pandangan industri terkait penerapan asuransi pariwisata di Labuan Bajo.

Labuan Bajo dipilih sebagai lokasi fokus Pilot Project Asuransi Pariwisata 2026 karena statusnya sebagai destinasi prioritas nasional yang sejalan dengan kebijakan RPJMN. FGD ini diharapkan dapat merumuskan model penerapan asuransi pariwisata yang terintegrasi untuk mengurangi risiko, serta meningkatkan standar keamanan dan keselamatan pariwisata di Labuan Bajo. Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menggarisbawahi peran strategis asuransi pariwisata dalam membangun rasa aman bagi wisatawan dan meningkatkan kepercayaan terhadap destinasi pariwisata Indonesia.

Source link