Pengeroyokan di Kalibata: Posko Jaga Jakarta Diaktifkan

by -51 Views

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengaktifkan Posko Jaga Jakarta di wilayah masing-masing setelah terjadinya insiden pengeroyokan di Kalibata, Pancoran. Anwar menegaskan bahwa posko tersebut bukan hanya sebagai ornamen, tetapi harus aktif dengan piket, buku laporan, dan laporan per jam ke tingkat kota. Dia juga meminta seluruh kecamatan dan kelurahan untuk mengaktifkan Posko Jaga Jakarta sesuai dengan Insekda Nomor 64 Tahun 2005 tentang Kesiapsiagaan Jaga Jakarta.

Untuk mencegah kerusuhan dan kejadian yang merugikan seperti korban jiwa dan kerugian materi, Anwar menekankan pentingnya tiga pilar dan warga tidak hanya berdiam diri di posko, tetapi juga berkeliling untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Selain itu, pengaktifan posko juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Selain itu, pada 12 Desember 2025, Polri menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka pengeroyokan di Kalibata. Peristiwa tersebut bermula dari masalah hutang sepeda motor yang menyebabkan pengeroyokan dan perusakan yang berujung pada kematian penagih hutang di kawasan Kalibata. Kelompok massa yang terlibat tidak hanya melakukan pengeroyokan, namun juga merusak dan membakar kios, warung, serta kendaraan bermotor.

Anwar meminta semua jajaran pemerintah di Jakarta Selatan untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pekerjaan sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah dapat terjaga dengan baik.

Source link