Tren AI 2026 IBM: Solusi Canggih untuk Meningkatkan Usaha

by -59 Views

Tren kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2026 diantisipasi akan mengarah ke arah sovereign AI dan adopsi quantum computing. IBM, sebagai perusahaan teknologi terkemuka, memperkirakan bahwa lima pondasi tren penting akan muncul pada tahun 2026 dan akan membawa transformasi di berbagai industri. Catherine Lian, General Manager and Technology Leader IBM ASEAN, dalam sebuah konferensi pers di Kantor IBM Jakarta, menyoroti bahwa sovereign AI akan menjadi fokus utama. Menurutnya, sovereign AI bukan hanya tentang kepatuhan, melainkan juga tentang pertumbuhan perusahaan.

Menyikapi proyeksi pertumbuhan pasar sovereign cloud di wilayah Asia Pasifik, yang diperkirakan akan meningkat 4,5 kali lipat dari 37 miliar dolar AS pada 2023 menjadi 169 miliar dolar AS pada 2028, IBM menekankan pentingnya kedaulatan digital bagi perusahaan. Perusahaan disarankan untuk mengadopsi infrastruktur cloud hybrid guna mengejar kedaulatan AI serta memanfaatkan teknologi AI untuk mengubah alur kerja, meningkatkan keterampilan pekerja, dan menciptakan pertumbuhan perusahaan melalui penggunaan AI.

Selain sovereign AI, tahun 2026 juga diprediksi menjadi era di mana AI akan menjadi kunci dalam meningkatkan pertumbuhan perusahaan. CEO di berbagai industri menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya bergantung pada teknologi AI itu sendiri, melainkan juga pada adopsi oleh manusia. Penggunaan GenAI dianggap sebagai kunci keunggulan dalam persaingan industri.

Tren berikutnya adalah interoperabilitas agentic AI yang akan membentuk operasional bisnis di masa depan. Perusahaan perlu membangun arsitektur agentic AI, menjaga aliran data, dan mengevaluasi dampak dari karyawan dan agen AI yang digunakan. Sementara itu, kehadiran trusted AI juga menjadi tren yang signifikan di tahun 2026. Transparansi dalam produk AI, kepercayaan pengguna, dan penggunaan komputasi kuantum juga menjadi fokus utama dalam menghadapi masa depan teknologi AI.

Penting juga untuk memperhatikan bahwa keberhasilan teknologi AI tidak akan tercapai tanpa sumber daya manusia yang mumpuni. Karyawan yang memiliki keterampilan yang relevan dalam teknologi AI akan memainkan peran penting dalam menghadapi tren teknologi AI di masa depan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan faktor SDM sebagai bagian integral dari adopsi teknologi AI untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis mereka.

Source link