Faktor Penyebab dan Pencegahan Ledakan Baterai Lithium: Panduan Lengkap

by -51 Views

Sebuah insiden kebakaran terjadi di gedung milik PT Terra Drone Indonesia yang berlokasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12). Menurut Kepolisian Resor Jakarta Pusat (Polres Jakpus), kebakaran disebabkan oleh baterai drone yang terbakar di lantai satu, dan baterai tersebut diduga berjenis lithium. Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa karyawan telah berusaha memadamkan api, namun upaya tersebut gagal karena lantai satu digunakan sebagai tempat penyimpanan, sehingga api dengan cepat menjalar ke area lainnya.

Baterai lithium umumnya digunakan pada berbagai perangkat seperti ponsel, laptop, power bank, skuter, mobil listrik, dan drone karena efisiensinya dalam menyimpan energi. Namun, baterai jenis ini juga memiliki risiko ledakan, terutama akibat thermal runaway, yang merupakan kondisi kenaikan suhu di dalam baterai yang tak terkendali. Hal ini dapat menyebabkan reaksi kimia berantai yang menghasilkan panas berlebih, merusak elektrolit, dan membentuk gas bertekanan tinggi, yang jika tidak ditahan dapat menyebabkan ledakan atau kebakaran.

Beberapa faktor yang dapat memicu thermal runaway diantaranya adalah pengisian dan pengosongan daya berlebih, kerusakan fisik pada baterai, cacat produksi yang tersembunyi, dan paparan suhu tinggi. Untuk mencegah ledakan baterai lithium, ada beberapa langkah yang bisa diambil, seperti menghindari overcharge dan overdischarge, menggunakan pengisi daya resmi, melindungi baterai dari kerusakan fisik, menjaga suhu baterai, mengganti baterai yang sudah lama, menyimpan baterai di tempat yang aman, dan memeriksa baterai secara berkala.

Dalam hal ini, perawatan yang tepat dan penggunaan yang benar sangat penting agar baterai lithium tetap aman digunakan. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang disarankan agar mengurangi risiko ledakan atau kebakaran yang disebabkan oleh baterai lithium.

Source link