Gempa Magnitudo 7,5 di Timur Laut Jepang Meninggalkan Setidaknya 50 Orang Terluka
Jumlah korban luka akibat gempa magnitudo 7,5 di timur laut Jepang meningkat menjadi setidaknya 50 orang pada Selasa 9 Desember, menurut penghitungan Kyodo News. Gempa tengah malam itu mengganggu transportasi, pasokan air, dan operasional sekolah. Badan Meteorologi Jepang menyatakan gempa besar tersebut terjadi di lepas pantai timur Prefektur Aomori pada kedalaman 54 kilometer.
Peringatan dikeluarkan untuk wilayah pesisir Hokkaido dan Sanriku setelah gempa besar dan tsunami Maret 2011. Operasi layanan kereta peluru di Jalur Tohoku Shinkansen antara Stasium Morioka dan Shin-Aomori ditangguhkan untuk inspeksi setelah gempa, namun dilanjutkan sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap informasi yang diberikan oleh pemerintah daerah dan badan meteorologi.
Korban luka dilaporkan di Hokkaido, serta Prefektur Aomori dan Iwate, dengan puluhan orang masih berada di pusat-pusat evakuasi. Banyak pasien di rumah sakit yang rusak akibat gempa dipindahkan ke fasilitas terdekat. Kegiatan belajar mengajar ditiadakan di beberapa sekolah di Prefektur Aomori dan Hokkaido. Peringatan diberikan kepada masyarakat untuk tetap siaga menghadapi kemungkinan gempa susulan.





