Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Momen Berkesan

by -24 Views

Ratu Máxima baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia dari Senin hingga Kamis. Ia hadir bukan sebagai Ratu Belanda, tetapi sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif. Lawatannya mencakup pertemuan strategis terkait keuangan inklusif dan kesehatan keuangan masyarakat. Selama tiga hari, Ratu Máxima mengunjungi berbagai wilayah seperti Kabupaten Sragen, Kota Solo, Kota Jakarta, dan Kabupaten Bekasi.

Ini adalah kunjungan kelima Ratu Máxima ke Indonesia. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Indonesia pada tahun 2012, 2016, dan 2018 sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB. Sebagai Ratu Belanda, ia juga pernah mendampingi Raja Willem-Alexander dalam kunjungan kenegaraan pada tahun 2020. Ratu Máxima lahir pada 17 Mei 1971 dan menikah dengan Raja Willem-Alexander pada tahun 2002 di Amsterdam.

Rangkuman kunjungan Ratu Máxima di Indonesia mencakup beberapa kegiatan. Pada hari Selasa, ia mengunjungi pabrik garmen di Kabupaten Sragen dan Kampung Batik Laweyan di Solo. Kemudian, ia menghadiri acara Women’s World Banking di Pura Mangkunegaran untuk berbicara dengan anak muda, mahasiswa, dan pengusaha tentang pengalaman mereka dengan produk dan layanan keuangan.

Selanjutnya, pada hari Rabu, Ratu Máxima hadir dalam diskusi dengan organisasi pembangunan di kantor PBB setempat. Ia juga mengunjungi International Finance Corporation untuk membahas pendanaan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesehatan keuangan. Kunjungannya kemudian dilanjutkan ke kompleks rumah subsidi di Kabupaten Bekasi untuk bertemu dengan warga dan melihat proses pembelian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

Terakhir, pada hari Kamis, Ratu Máxima berpartisipasi dalam agenda literasi keuangan bersama OJK, BI, dan Kemenkeu. Dia juga bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk berbagi temuan dan kesan dari kunjungannya. Kunjungan Ratu Máxima ini menunjukkan komitmennya dalam memajukan keuangan inklusif dan kesehatan finansial masyarakat.

Source link