Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memperhatikan anggaran pemerintah daerah sebesar Rp203 triliun yang masih disimpan di perbankan. Realisasi belanja hingga bulan November 2025 stagnan di angka 68 persen dari target di atas 80 persen. Mendagri Tito Karnavian menyampaikan hal ini setelah rapat dengan Presiden Prabowo di Jakarta. Tito mengungkapkan bahwa ada daerah-daerah yang masih menyimpan dana di bank sebesar Rp203 triliun. Proses adaptasi kepala daerah baru, yang mayoritas dilantik pada 20 Februari 2025, dianggap sebagai salah satu penyebabnya. Beberapa daerah menahan anggaran untuk pembayaran kontrak pekerjaan yang umumnya diselesaikan di akhir tahun, serta untuk membayar gaji dan biaya operasional di bulan Januari. Pemerintah akan terus memantau percepatan belanja daerah agar pelayanan publik tetap optimal dan ekonomi daerah terus berkembang. Presiden Prabowo juga menyetujui usulan agar pemerintah pusat mengambil alih pembayaran tunggakan biaya kuliah 37 mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Prabowo Tanya Tito soal Dana Pemda Rp203 Triliun: Benarkah Masih Tertahan di Bank?





