Musim Formula 1 tahun 2025 hampir berakhir dan Alpine terlihat akan menutup tahun itu sebagai juru kunci klasemen. Dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com, Direktur Eksekutif Steve Nielsen mengungkapkan bahwa tim dari Prancis ini sedang menghadapi beberapa tantangan, terutama dengan kedatangan tim kesebelas baru, Cadillac, yang justru merugikan mereka.
Salah satu masalah yang paling terlihat adalah dalam hal pit stop. Meskipun pit stop Alpine belakangan ini tidak berjalan mulus, Nielsen menegaskan bahwa hal ini bukan disebabkan oleh kurangnya komitmen atau fokus dari tim.
Nielsen menjelaskan, “Kami mengalami kesulitan dengan pit stop kami karena terlalu bervariasi. Alasan di balik hal ini adalah kehilangan beberapa anggota tim ke tim kesebelas.” Dia menambahkan, “Kondisi ini bukan disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap detail atau kekurangan komitmen, tetapi lebih seperti dalam olahraga lain di mana kehadiran para pemain kunci berpengaruh besar pada penampilan tim.”
Alpine sedang bekerja di balik layar untuk memperbaiki komposisi kru pit mereka agar mencapai level yang diinginkan. Langkah-langkah ini mungkin tidak terlihat oleh publik, namun mereka sangat penting untuk membuat tim lebih kuat dalam jangka panjang. Nielsen menekankan arti pentingnya memiliki pandangan jangka panjang, meskipun performa tim dalam jangka pendek tidak begitu memuaskan saat ini.
Motivasi staf adalah tanggung jawab bersama dalam organisasi, bukan hanya tugas individu. Nielsen juga percaya bahwa Alpine memiliki struktur dan sumber daya yang cukup untuk bangkit. Meskipun membutuhkan perbaikan, fasilitas di Enstone dianggap lebih dari cukup. “Mobil yang kami turunkan saat ini tidak mencerminkan seluruh potensi kami di Enstone. Kami yakin bahwa kami mampu menciptakan mobil yang lebih baik,” tegasnya.
Dalam membangun kekuatan tim, Nielsen menyatakan bahwa kedatangan kembali mereka ke jalur kemenangan membutuhkan kerja keras dan komitmen kolektif, serta kesadaran bahwa perubahan itu butuh waktu. Selain itu, ia berpandangan bahwa untuk membangun masa depan yang lebih baik, fokus semua orang dalam tim harus terpusat pada perjalanan mereka menuju tahun 2026 yang lebih sukses.





