Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, berhasil menyelesaikan kategori lari 10K dalam ajang Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 di Magelang. Dengan waktu impresif 1 jam 21 menit, Hasto melintasi garis finish di Komplek Taman Lumbini, Candi Borobudur. Ini adalah pencapaian signifikan karena memangkas waktu terbaiknya dari sebelumnya di Victoria Run 2024, yaitu 1 jam 28 menit. Hasto menyampaikan rasa syukurnya atas penyelesaian rute 10K ini, menekankan bahwa tidak hanya medali yang didapat, tapi juga medali ketekunan.
Partisipasi Hasto dalam Borobudur Marathon merupakan dukungan bagi semboyan ‘Mens Sana in Corpore Sano’—tubuh yang sehat adalah jiwa yang kuat. Dengan peningkatan waktu 7 menit, Hasto merasa bahwa ini adalah cerminan dari kedisiplinan. Pengalaman berlari di bawah naungan Borobudur memberikan pelajaran tentang irama kehidupan dan ketangguhan menghadapi tantangan.
Selama lomba, Hasto aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar, menyemangati dan memberikan salam kepada setiap orang yang ia temui. Saat finish, Hasto merasakan emosi yang bergejolak, merasa lega dan penuh kegembiraan. Bagi Hasto, finish ini adalah kemenangan atas keraguan diri, sebuah simbol bahwa dengan disiplin dan semangat kolektif, segala rintangan bisa diatasi.
Hasto juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara Borobudur Marathon, menjadikannya sebagai sumber energi positif bagi Indonesia. Ajang lari elite ini memang membawa banyak inspirasi dan semangat, termasuk bagi para pesertanya seperti Hasto Kristiyanto.





