Delapan orang dilaporkan tewas ketika sebuah mobil meledak di pusat kota New Delhi, India, pada Senin malam, menurut laporan pemerintah India dilansir media setempat NDTV. Ledakan tersebut terjadi di dekat stasiun kereta bawah tanah di ibu kota India sekitar pukul 19.00 waktu setempat, melukai 20 orang di kota yang saat ini dijaga ketat. Lokasi kejadian berada dekat dengan Benteng Merah ‘Red Fort’ yang merupakan situs Warisan Dunia UNESCO, tempat yang populer bagi wisatawan mancanegara.
Polisi menyatakan mobil meledak setelah berhenti di lampu merah, merusak tiga atau empat kendaraan di sekitarnya. Rekaman Reuters menunjukkan sisa-sisa mobil yang terbakar, dengan asap mengepul dari area tersebut. Sekitar 15 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian sementara lalu lintas di titik tersebut ditutup. Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab ledakan, termasuk kemungkinan serangan teroris.
Menteri Dalam Negeri Amit Shah menyatakan bahwa investigasi masih berlangsung dan satu individu terkait telah diamankan. Saksi mata mengatakan ledakan tersebut memecahkan jendela di sejumlah rumah di sekitar lokasi kejadian. Perdana Menteri Narendra Modi telah berkoordinasi dengan para pejabat terkait dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Modi memastikan bahwa pemerintah terus memantau situasi tersebut dan berusaha memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak ledakan di New Delhi.





