Polres Metro Jakarta Pusat meluncurkan Program “Polwan Jaga Jakarta” yang bertujuan untuk mendampingi korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang saat ini dirawat di RS Pertamina Cempaka Putih. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa ini adalah bagian dari upaya kepolisian dalam menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Tim dari Program “Polwan Jaga Jakarta” bahkan menjenguk salah satu korban, MA (17), yang mengalami luka lecet pada telinga kiri akibat ledakan. MA kini dalam kondisi membaik dan terus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kehadiran Polres Metro Jakarta Pusat di RS Pertamina Cempaka Putih juga memberikan penghiburan bagi keluarga korban, menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan tetapi juga hadir dalam situasi sulit untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat. Program “Polwan Jaga Jakarta” merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri, yang bertujuan untuk membantu korban pulih lebih cepat dan menumbuhkan semangat belajar bagi generasi penerus bangsa. Para personel kepolisian juga turut mengawasi keamanan di area RS Pertamina Cempaka Putih guna memastikan proses perawatan berjalan dengan lancar dan aman.
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta membuat sejumlah korban mengalami cedera dan menyebabkan kepanikan di area sekitar. Kejadian tersebut juga menunjukkan pentingnya kehadiran kepolisian dalam memberikan rasa kemanusiaan dan kepedulian kepada warga Jakarta. Sebagai upaya mendukung korban dan keluarganya, Polres Metro Jakarta Pusat terus memberikan dukungan moral dan semangat agar para korban bisa pulih dengan cepat. Kejadian tersebut merupakan momentum untuk menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan tetapi juga sebagai bentuk kehadiran yang membawa ketenangan dan harapan dalam situasi sulit.





