Penyelidikan Kematian Prada Hairul: Keluarga Korban Curiga

by -34 Views

Pada tanggal 7 November 2025, kematian seorang prajurit TNI Angkatan Darat bernama Prada Hairul Muhammad Nail menyisakan tanda tanya besar bagi keluarganya. Prajurit yang bertugas di Batalyon Arhanud 4/AAY ditemukan meninggal dunia di barak satuannya di Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 11 Oktober 2025. Dugaan sementara menyebutkan bahwa Prada Hairul tewas akibat penganiayaan oleh seniornya di dalam barak, hal ini terlihat dari kondisi tubuh korban yang penuh luka lebam, memicu kecurigaan bahwa kematian tersebut tidak wajar.

Keluarga korban membawa jenazah Prada Hairul ke Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa, namun setelah melihat kejanggalan dalam hasil pemeriksaan awal, mereka meminta agar dilakukan autopsi ulang di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan. Keluarga terus mendesak agar kasus ini diusut secara terbuka dan transparan oleh TNI Angkatan Darat, terutama bagian Polisi Militer (POMDAM) yang menangani penyelidikan, serta berharap tidak ada hal yang ditutupi terkait penyebab kematian Prada Khairul.

Keluarga korban menegaskan bahwa mereka hanya menginginkan keadilan ditegakkan dan kasus ini tidak berakhir tanpa kejelasan. Mereka berharap proses hukum berjalan transparan dan pihak TNI memberikan ruang bagi keluarga untuk memantau perkembangan penyelidikan. Informasi terbaru menyebut bahwa pihak TNI Angkatan Darat melalui penyelidikan internal telah memeriksa tiga anggota TNI yang diduga terlibat dalam peristiwa tewasnya Prada Khairul di baraknya, namun hasil penyelidikan lebih lanjut belum diumumkan ke publik. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menegaskan bahwa prajurit TNI tidak boleh berkhianat terhadap sumpah dan harus tegak lurus kepada bangsa.

Source link