Tes pramusim Formula E berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste, dengan Pepe Martí, pembalap muda asal Spanyol, menarik perhatian setelah debutnya dengan CUPRA Kiro. Martí, yang sebelumnya berkompetisi di Formula 2, berbagi pengalamannya dengan Motorsport.com Spanyol setelah sesi tes kedua, yang menunjukkan optimisme meskipun menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan kategori yang baru baginya.
Martí mengungkapkan bahwa pengalaman pertamanya dengan mobil Formula E terjadi tanpa banyak latihan di simulator sebelumnya. Meskipun finish di posisi terakhir pada hari pertama tes, dia fokus pada pembelajaran dan bukan pencapaian waktu putaran. Pada hari kedua, Martí menunjukkan peningkatan yang signifikan, hanya terpaut sekitar satu detik dari pemimpin klasemen. Dia menyatakan bahwa dia telah membuat kemajuan yang cukup besar dalam kecepatan balapan dan merasa cukup kompetitif.
Dituntut untuk beradaptasi dengan cepat sebelum debut resminya, Martí menghadapi sejumlah tantangan baru dalam mengelola energi, pengereman, dan mengendarai mobil Formula E yang berbeda dengan mobil sebelumnya. Meski demikian, dia tetap optimis dan memandang ini sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang sebagai pembalap.
Martí juga mengungkapkan peran Fernando Alonso dan manajemennya dalam keterlibatannya dengan CUPRA Kiro, serta harapannya untuk membawa Formula E lebih dikenal di Spanyol. Dia menunjukkan kesediaannya untuk terus belajar dan fokus pada performanya di kejuaraan ini sebelum memikirkan langkah menuju Formula 1. Dengan sikap terbuka terhadap pembelajaran dan adaptasi, Martí siap menghadapi tantangan dan kesempatan baru di Formula E dengan harapan dapat bersaing dengan pembalap-pembalap berpengalaman lainnya.





