Puluhan ribu warga Palestina kembali menuju wilayah yang sebelumnya dikosongkan oleh pasukan Israel setelah gencatan senjata mulai berlaku. Dilaporkan bahwa warga yang mengungsi pulang dari Gaza selatan ke rumah mereka di utara, dengan sebagian besar dari mereka melakukan perjalanan kaki. Beberapa juga menggunakan kendaraan yang masih bisa beroperasi meski bahan bakar terbatas, sedangkan yang lain menggunakan gerobak ditarik hewan, sepeda, dan sepeda motor.
Di sisi lain, ribuan orang juga kembali ke rumah mereka di Jalur Gaza tengah dan beberapa bagian di selatan melalui rute-rute tertentu. Namun, ada juga ratusan warga sipil yang harus mendirikan tenda di reruntuhan rumah mereka setelah kembali. Penarikan pasukan Israel telah berlangsung sesuai rencana Presiden AS Donald Trump, dengan pasukan ditarik dari beberapa wilayah Gaza namun masih ada beberapa wilayah yang dilarang diakses oleh warga Palestina.
Presiden Trump telah mengumumkan tahap pertama dari rencana 20 poin yang meliputi gencatan senjata di Gaza, pertukaran tawanan, dan penarikan pasukan bertahap. Sementara itu, rencana tahap kedua akan melibatkan pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza tanpa partisipasi Hamas, pembentukan pasukan keamanan yang disusun dari warga Palestina dan negara-negara Arab, serta pelucutan senjata Hamas. Sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan ribuan warga Palestina dan membuat daerah tersebut tidak layak dihuni.





