Hamas Rencanakan Pertukaran Tahanan dengan Israel Minggu Depan

by -87 Views

Pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel berdasarkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza kemungkinan akan dimulai pada Senin 13 Oktober menurut pernyataan pejabat Hamas, Mousa Abou Marzouq. Pihak Hamas menegaskan bahwa proses penyerahan tahanan tidak akan dijadikan ajang militerisasi atau perayaan publik. Kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak mulai berlaku pada Jumat, dengan Hamas diwajibkan membebaskan para sandera Israel yang masih hidup dalam waktu 72 jam setelah Israel meratifikasi kesepakatan tersebut. Dokumen kesepakatan juga menyebutkan bahwa Hamas akan memberikan informasi tentang sandera Israel yang tewas kepada mekanisme bersama yang melibatkan beberapa negara dan ICRC. Israel memperkirakan masih ada 48 warga mereka yang disandera di Gaza, sementara lebih dari 11.100 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel. Hamas mengklaim memiliki posisi tawar yang signifikan dalam perundingan, dengan fokus untuk memastikan pembebasan para pemimpin Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. Meskipun tentara Israel mundur ke “garis kuning,” mereka masih menguasai sebagian wilayah Gaza yang menurut Hamas tidak dapat diterima. Selain itu, Hamas juga mengutuk tindakan Israel terkait penahanan warga Palestina yang dianggap mengalami penyalahgunaan hak asasi manusia.

Source link