Pebalap MotoGP Pecco Bagnaia sedang dalam sorotan karena masalahnya sepanjang musim 2025. Hasil kurang memuaskan di trek Misano membuatnya kembali tanpa poin untuk kedua kalinya dalam musim ini. Namun, tes pada hari Senin setelahnya membawanya pada peningkatan yang signifikan. Casey Stoner turut membantunya, dan Bagnaia pun meninggalkan sirkuit dengan perasaan yang lebih baik. Kemenangan ganda di Grand Prix Jepang adalah bukti nyata peningkatan performanya.
Terungkap bahwa Bagnaia, dalam upaya pencarian solusi atas masalahnya dengan Ducati GP25, memasang beberapa suku cadang dari Desmosedici GP24. Meskipun hal ini memancing spekulasi di paddock, baik dirinya maupun timnya enggan memberikan klarifikasi. Kabar bahwa Bagnaia menguji motor GP24 milik Franco Morbidelli di Misano semakin memperumit situasi tersebut.
Namun, manajer tim VR46, Uccio Salucci, membenarkan bahwa Bagnaia menggunakan Ducati GP24 dalam tes Misano. Hal ini dianggap wajar dalam upaya mencari perbaikan sebelum kembali menggunakan motor GP25 di trek balapan. Penjelasan dari Pablo Nieto, manajer tim VR46, mengenai perbedaan antara GP24 dan GP25 membantu untuk memahami keputusan Bagnaia. Meskipun kontroversial, penggunaan suku cadang lama di motor baru merupakan strategi yang menarik untuk dianalisis dalam dunia MotoGP yang kompetitif.





