Elon Musk, CEO Tesla, mengajak 227 juta pengikutnya di platform X untuk membatalkan langganan Netflix mereka setelah kontroversi terkait animasi anak yang disinyalir mendukung LGBTQ. Para pengguna pertama kali membagikan klip dari animasi tersebut dengan pesan peringatan kepada para orangtua. Musk kemudian merespons unggahan tersebut dengan menyebut bahwa konten tersebut tidak baik dan menyebarluaskan tweet dari pengguna lain yang membatalkan langganan Netflix sebagai protes.
Dia juga menyoroti tema LGBTQ dalam acara lain di Netflix, serta klaim palsu yang disebarkan, seperti proses rekrutmen yang dianggap “anti-kulit putih” dan sumbangan politik Netflix yang diklaim 100% diberikan kepada Demokrat. Musk juga berkomentar “Cancel Netflix” terhadap laporan Netflix tentang keragaman dan inklusi. Diketahui bahwa Musk memiliki seorang anak transgender yang secara terbuka mengecam pandangan ayahnya terhadap transgender.
Sementara itu, animasi kontroversial tersebut, Dead End: Paranormal Park, adalah serial komedi animasi yang ditayangkan di Netflix selama dua musim. Meskipun mendapat ulasan positif, kontroversi seputar konten LGBTQ dalam acara tersebut menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. Musk terus menekankan pentingnya membatalkan langganan Netflix sebagai protes terhadap apa yang dia klaim sebagai “agenda pencucian otak anak-anak”.





