Polsek Cakung sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi dari petugas keamanan terkait kasus komplotan begal bersenjata tajam di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (25/9) pagi. Kapolsek Cakung, Kompol Widodo, mengonfirmasi bahwa kedua saksi yang diperiksa adalah petugas keamanan yang pertama kali tiba di tempat kejadian. Mereka dimintai keterangan untuk mengklarifikasi kronologi kejadian dan arah pelaku setelah melarikan diri. Sebagai pihak yang mengenal lingkungan sekitar, diharapkan bahwa keterangan dari kedua saksi ini akan memperkuat penyelidikan dan membantu dalam penangkapan pelaku.
Dalam perkembangan selanjutnya, Polsek Cakung terus menyelidiki kasus begal bersenjata tajam yang menimpa seorang pedagang sayur di JIEP. Polisi telah melakukan olah TKP serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Korban, berinisial SK (44), mengalami luka di punggung akibat serangan dari pelaku, namun tidak perlu dirawat di rumah sakit. Polisi memastikan bahwa ada tiga orang pelaku yang menggunakan sepeda motor dan diduga membawa senjata tajam.
Petugas keamanan Sutirmo (57) menyebutkan bahwa kejadian begal terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan meskipun telah melakukan pengejaran, pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa motor korban. Korban yang merupakan pedagang sayur menderita luka di punggung akibat senjata tajam yang dibawa oleh pelaku. Kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.





