Musim ini, McLaren menunjukkan dominasinya di Formula 1 dengan langkah penuh menjelang gelar juara konstruktor. Diperkirakan hanya membutuhkan 13 poin lagi untuk menyamai rekor Red Bull. Andrea Stella memimpin tim dengan sukses mencetak kemenangan dalam 12 dari 17 grand prix, berhasil menempatkan MCL39 sebagai mobil terbaik di lintasan. Namun, Lando Norris menegaskan bahwa mobil ini tidak segila yang dibayangkan orang pada Grand Prix Azerbaijan. Meskipun timnya berjuang selama balapan, Norris merasa bahwa McLaren masih harus terus berkembang untuk bisa menantang Red Bull. Masalah mobil yang sulit dikendalikan terlihat jelas, terutama saat Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, berjuang keras di Baku. Meski begitu, Norris tetap bersemangat untuk menyelesaikan musim ini dengan baik, meskipun mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar McLaren bisa bersaing dengan Verstappen. Bos tim, Andrea Stella, juga membenarkan bahwa mobil McLaren belum cukup cepat untuk meraih kemenangan di Baku. Dengan demikian, McLaren masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan performa mereka agar bisa bersaing lebih baik di tujuh putaran terakhir musim ini.
Buktikan Mobil McLaren Sulit Dikendalikan di F1 GP Azerbaijan





