Horner Deal: Kompensasi Kesepakatan Red Bull F1

by -156 Views

Christian Horner, mantan bos dan CEO tim Red Bull F1, akhirnya meninggalkan organisasi setelah menyelesaikan kesepakatan terkait kompensasi sebagai akibat dari perebutan kekuasaan di internal tim. Horner, yang telah bertanggung jawab atas delapan gelar juara pembalap dan enam gelar konstruktor untuk Red Bull, telah mencapai kesepakatan dengan organisasi. Meskipun rinciannya tidak diungkap, perkiraan kompensasi tersebut berkisar antara 70 hingga 100 juta dolar AS. Meskipun seharusnya kontraknya dengan Red Bull berlangsung hingga 2030, Horner secara resmi akan meninggalkan organisasi ini pada hari Senin.

Dalam pernyataan perpisahan, Horner mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang telah diraih bersama tim. Meskipun mengakhiri peran kepemimpinannya, ia meyakini bahwa individu-individu yang berbakat di Red Bull akan terus meraih kesuksesan di lintasan balap. Horner kini dapat mempertimbangkan opsi masa depannya di dunia F1 untuk musim 2026.

Sementara itu, CEO Proyek Korporat dan Investasi Red Bull, Oliver Mintzlaff, menekankan kontribusi Horner selama 20 tahun terakhir dalam membangun Red Bull Racing sebagai salah satu tim paling sukses dan menarik di Formula 1. Meskipun menjadi perbincangan di beberapa tim lain, seperti Alpine dan tim asal Amerika Serikat, Cadillac F1, Horner tetap fokus pada kemungkinan masa depannya dalam ajang balap mobil Formula 1.

Source link