Kaldera Toba Raih Kartu Hijau UNESCO, Gubernur Bobby Nasution Ajak Jaga Bersama

by -152 Views

Kaldera Toba Kembali Kantongi Kartu Hijau UNESCO, Bobby Nasution Ingatkan Soal Tanggung Jawab Bersama

Kaldera Toba kembali mendapat pengakuan penting di level internasional. Setelah menjalani revalidasi dan memenuhi rekomendasi UNESCO, kawasan ini resmi mempertahankan status kartu hijau atau green card dari UNESCO Global Geopark. Bagi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan pengingat bahwa Danau Toba adalah warisan yang harus dijaga bersama, dengan disiplin dan konsistensi.

Kaldera Toba Lolos Evaluasi dan Bertahan Empat Tahun

Pengumuman status kartu hijau itu disampaikan dalam Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Chile. Dengan hasil tersebut, Kaldera Toba dipastikan tetap menyandang status UNESCO Global Geopark untuk empat tahun ke depan.

Penilaian ini menjadi penanda bahwa langkah perbaikan yang dilakukan selama periode sebelumnya dinilai sesuai dengan standar yang ditetapkan UNESCO. Revalidasi Kaldera Toba sendiri berlangsung pada Juli 2025, dengan asesmen dilakukan oleh dua asesor UNESCO, yakni Dr Jeon Yongmun dan Prof Jose Brilha.

Bobby Nasution: Bukan Kerja Satu Pihak

Menanggapi hasil itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan status UNESCO bukanlah pencapaian yang lahir dari satu institusi saja. Ia menyebutnya sebagai buah kerja kolektif yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Menurut Bobby, rasa bangga memang layak dirasakan, tetapi yang lebih penting adalah menjaga kawasan Danau Toba agar tetap memenuhi standar internasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut berperan dalam proses hingga Kaldera Toba kembali mengantongi kartu hijau.

Sumut Kondusif Jadi Modal Menjaga Reputasi

Dalam pernyataannya, Bobby turut menyoroti kondisi Sumatera Utara yang dinilainya tetap aman dan kondusif. Ia menilai suasana yang terjaga ikut memberi ruang bagi upaya mempertahankan reputasi Kaldera Toba di mata dunia.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga pesan damai dan kebersamaan di daerah ini. Bagi Bobby, status UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional, melainkan juga pengingat bahwa Danau Toba adalah aset berharga yang harus dirawat, bukan dibiarkan rusak oleh kelalaian.

Atribusi sumber: informasi ini merujuk pada keterangan resmi terkait pencapaian Kaldera Toba dalam sidang Global Geopark Network di Chile dan pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.